Rabu, 28 Oktober 2009

TATA BUKU DAN AKUNTANSI

Pengertian tata buku yang berkembang di masyarakat sebenarnya juga akuntansi. Hanya saja system yang diajarkan diambildari kepustakaan-kepustakaan Belanda atau dengan kata lain akuntansi dengan system Belanda. Sedangkan istilah akuntansi yang sekarang diterapkan di negeri ini, dengan menggunakan istilah atau akun bahasa Inggris disebut akuntansi dengan system Amerika. Dengan demikian akuntansi yang masih berlaku di Indonesia ada 2 sistem, yaitu system Belanda dan system Amerika. Akuntansi dengan system Belanda (tata buku) merupakan peninggalan penjajah Belanda yangselama 3,5 abad menjajah negeri ini. Dan sebetulnya dengan dikeluarkannya buku kecil Prinsip Akuntansi Indonesia merupakan petunjuk bahwa baik para ahli maupun pemerintah berusaha memindahkan system Belanda ke system Amerika dan hal ini tampak jelas sekali dimana mata kuliah tata buku di universitas-universitas sudah mulai dihapus dan diganti dengan accounting.

Dengan adanya perubahan dari sistem Belanda ke system Amerika ini sebenarnya dapat ditarik kesimpulan bahwa system Amerika lebih efektif, efisien dan lebih sistematis dan akhirnya perombakan itu akan menguntungkan masyarakat secara luas, baik itu pihak pengusaha, pemerintah maupun lembaga-lembaga lain yang berkepentingan. Di bawah ini akan dibahas perbedaan kedua system tersebut.

  1. Di dalam tata buku (system Belanda) urut-urutan akun/perkiraan di dalam neraca disusun berdasarkan arus fisik sehingga akun kas misalnya, sekali di urutan pertama, kadang-kadang di urutan ke 3 dan kadang-kadang di bawah sendiri. Sedangkan di dalam akuntansi penyusunannya berdasarkan urutan waktu. Semakin cepat perputarannya semakin di atas urutannya, misalnya kas. Kas ini perputarannya yang paling cepat, maka urutannya di neraca ditempatkan yang paling atas dan ini tidak bisa diubah-ubah.

  2. Di dalam tata buku, dalam neraca tidak ada penggolongan akun menurut umur/siklus perputaran sedangkan dalam akuntansi dikelompokkan ke kelompok lancar atau kelompok tetap. Suatu akun dimasukkan ke kelompok lancar bilamana siklusnya kurang atau sama dengan 1 tahun dan dikenal dengan aktiva lancar, sedangkan yang lebih dari setahun dikelompokkan ke kelompok tetap yang dikenal dengan aktiva tetap. Karena di dalam tata buku tidak pengelompokan berdasarkan waktu, maka untuk mengetahui total aktiva lancar dan total aktiva tetap harus disusun kembali sehingga hal ini memerlukan waktu. Di dalam akuntansi secara otomatis akan mudah diketahui, sehingga bila akan mudah dan cepat dilakukan dan tidak demikian dengan tata buku.

  3. Terakhir ini, akun di neraca dikelompokkan tidak menurut umur melainkan menurut fungsi seperti kelompok aktiva lancar,investasi, aktiva tetap berwujud, aktiva tetap tidak berwujud, dan aktiva lain-lain sedangkan di sebelah kredit masih tetap dikelompokkan ke dalam hutang lancar, hutang jangka panjang dan ekuitas modal sendiri. Pengelompokan akun aktiva ke dalam rekening (akun) aktiva lancar dan rekening aktiva tetap masih dapat dijumpai pada konsep manajemen keuangan. Pengelompokan aktiva ke dalam aktiva lancar dan aktiva tetap merupakan pengelompokan yang agak kasar sebab kurang terperinci.

  4. Di dalam tata buku bentuk neraca adalah debit dan kredit yang dikenal dengan bentuk skontro, sedang di dalam akuntansi, neraca disamping berbentuk skontro juga dibuat seperti bentuk laporan. Susunan perhitungan laba rugi di dalam tata buku berupa daftar debit dan kredit. Debit untuk akun biaya, kredit untuk akun penghasila, sedangkan laporan laba rugi dalam akuntansi menggunakan system step form. Sistem debit dan kredit dalam akuntansi tidak dikenal.

  5. Dalam tata buku, hasil pengolahannya adalah laporan laba rugi. Sedangkan di dalam akuntansi hasilnya adalah neraca. Laporan laba rugi, laporan saldo laba dan laporan perubahan modal. Di dalam tata buku, sering menggunakan perkiraan campuran, yaitu perkiraan yang memuat pos neraca dan pos laba rugi. Hal ini khususnya kita temukan dalam perkiraan barang. Dalam akuntansi, hal seperti tersebut tidak diketemukan lagi sebab proses awal semua akun telah pisah menjadi 2 kelompok yaitu kelompok akun neraca yang dikenal dengan istilah Riel Account dan ini nantinya dicantumkan di neraca (Balance Sheet) dan kelompok laba rugi atau disebut dengan Nominal Account yang nantinya akan dicantumkan di dalam laporan laba rugi (Income Statemen).


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar